Kunjungan Tamu Malaysia

Aceh Besar|| 03 November 2019. Dayah Tgk.Chik Pante Kulu menyambut kedatangan tamu dari Malaysia.

Kunjungan Tamu Malaysia ke Dayah Tgk.Chik Pante Kulu

Selepas Shalat Ashar di Mushalla Dayah Tgk Chik Pante Kulu, pengurus Dayah Tgk, Chik Pante Kulu mengadakan temu ramah dengan para Tamu dari Negeri jiran Malaysia, Para tamu di sambut dengan selawat badar dan melantunkan Hikayat Perang Sabi yang di lantunkan oleh Mahasantri. dan diterjemahkan ke dalam bahasa melayoe untuk pemahaman makan yang di kandung dalam hikayat peraang sabi tersebut.

Pada kesempatan tersebut Tgk. Jamududdin Thaib, M. A menyampaikan dalam sambutannya bahwa, Dayah Tgk Chik Pante Kulu memiliki cita-cita yang besar dan tulus untuk melahirkan kader-kader dakwah yang akan menjadi calon-calon ulama yang meneruskan dan menyampaikan risalah Islam di seluruh Aceh khsususnya dan Indonesia umumnya di manapun nantinya alumni Dayah Tgk. Chik Pante Kulu berada dan mampu berkiprah dalam masyarakat dengan menyampaikan Ilmu-ilmu agama yang telah di tekuni di Dayah tersebut. Tgk Jamal juga menyampaikan, Dayah Tgk.Chik Pante Kulu memiliki keunggulan dengan perpaduan dalam bidang akademik, di mana mahasantri di Dayah tersebut mengikuti program-program Dayah seperti belajar kitab-kitab Turas berupa Tauhid, Fiqh dan Tasauf, Ilmu Bahasa Arab dan beberapa program unggulan lainnya, Mahasantri juga mengikuti program akademik yaitu sebagai mahasiswa dan mengikuti seluruh kegiatan kemahasiswaan di kampus STAI.

Perwakilan Tamu dari Malaysia Menyampaikan Sambutan

Dari perwakilan Tamu Ust. H. Badrul Amin Bahron , menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan kedatang ke Dayah Tgk. Chik Pante Kulu, antaranya, Sebagai bentuk Ukhwah Islamiah, dan ukhwuah tersebut mesti kita pupuk dan kita jaga sepanjang masa. dengan ukhwuah ini akan mempersatukan kita dalam menyampaikan dakwah Islam dan mempererat silaturrahmi antara sesama. Pada kesempatan itu juga disampaikan bahwa, zaman ini kita semestinya mampu menjaga dan membentengi kita dan anak-anak generasi kita dari serangan luar, maksudnya berbagai persoalan dan perkembangan dalam masyarakat dewasa ini dapat mempengaruhi generasi kita.

Sabagai contoh. Aceh pernah dilanda Thunami, dan memporak-porandakan semuanya bangunan, hilang harta benda dan berbagai lainnya. namun kondisi generasi kita sekarang ini yang mesti kita risaukan, sebab apa, kita kawatirkan akan bencana thunami iman. maknanya. bahaya melanda generasi sekarang, kita takut sekali akan hancurnya iman sehingga menjadikan kehidupan generasi masa akan datang tidak sesuai dengan apa yang ada dalam tuntunan agama. Maka hadirnya Dayah ini sebagai perisai dalam menghadapi berbagai serangan-serangan luar yang kiranya menjadi thunami yaitu hancurnya Iman, bukan hilang harta benda dan porak poranda bangunan. Semoga Dayah Tgk Chik Pante Kulu nantinya menjadi benteng dalam menghalau bebagai bentuk Thunami iman.

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *